Free like feet want to be
Barefoot running. Everyone’s talking about how great it is, but is it truly beneficial? We think so. And here’s why. Barefoot running frees up your foot's range of motion, allowing you to strengthen muscles you don't normally use in a typical running shoe. But we understand that you aren’t crazy about squishing your toes in mud or dodging broken glass with bare feet. Enter the Nike Free Run+. Its flexible design closely mimics the natural movement of your foot. And unlike a lot of regular running shoes, its flexibility provides a world of comfort on the run or while walking around..
Mountain High Season Pass Party
If you're in Southern California, don't miss Mountain High's Season Pass Party on Saturday, August 28th from 3-8pm. If you purchase a 2010/2011 Season Pass you'll receive 2 adult lift tickets as a bonus! There will be all kinds of skating and snowboarding going down, autographs from the pros, free product giveaways, free food from Wahoos and much more. It all goes down at Podium Distribution Headquarters in Torrance, CA, so pack your board and we'll see you on the mountain...
flying banner©
Rabu, 15 September 2010
sabun anti bakteri membahayakan kesehatan
Antibakteri kerapkali menjadi senjata andalan bagi kita yang setiap hari dikelilingi kuman. Di sisi lain, para ahli kesehatan justru mengatakan penggunaan antibakteri sebenarnya tidak dibutuhkan karena akan membunuh koloni kuman yang dibutuhkan. Jadi, mana yang benar?
Menurut mereka, produk tersebut tak ada bedanya dengan produk pembersih lainnya. Bahkan, produk yang mengandung antibakteri dalam jangka panjang justru berpotensi membahayakan kesehatan.
Dari analisa dan perbandingan yang dilakukan Allison Aiello, PhD, asisten profesor epidemiologi dari Universitas Michigan, terhadap orang yang mencuci tangan dan sabun antibakteri dengan sabun biasa, terungkap tidak ada perbedaan antara keduanya.
"Tak ada perbedaan antara dua kelompok itu dalam jumlah bakteri di tangan atau terjangkit penyakit," katanya. Menurutnya, orang yang mencuci tangan dengan sabun antibakteri memang jumlah bakteri di tangannya hanya sedikit, tapi hanya bila mereka mencuci tangan selama 30 detik, 18 kali sehari, selama 5 hari berturut-turut.
Sabun antibakteri, ungkap para ahli, memang bisa mencegah penyakit namun hanya pada mereka yang rentan tertular penyakit, misalnya para perawat di rumah sakit. Selain itu, sabun antibakteri yang biasa dipakai di rumah sakit memiliki kandungan 10 kali lebih tinggi dibanding produk antibakteri yang dijual bebas.
"Sebenarnya kandungan antibakteri tidak bisa membunuh virus, yang mana jadi penyebab utama penyakit pada manusia, seperti flu, demam, atau sakit perut," kata Aiello lagi.
Karena populernya penggunaan sabun antibakteri, hasil riset mengungkapkan kandungan antibakteri telah masuk dalam aliran darah manusia. Dalam sebuah riset yang dilakukan Centers for Disease Control and Prevention diketahui kadar triklosan, agen antibakteri yang paling banyak dipakai, dalam darah manusia sudah cukup tinggi.
"Pada pemeriksaan tahun 2004, tiga perempat dari orang dewasa dan anak usia di atas enam tahun memiliki kadar triklosan yang bisa dideteksi," kata Antonia Calafat, peneliti utama dari CDC, AS.
Triklosan bisa masuk ke peredaran utama lewat kulit, membran selaput lendir di mulut, atau lewat usus besar. Padahal, studi percobaan menunjukan triklosan menyebabkan bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar